Frame lebar untuk pria sering dipilih karena memberikan tampilan yang lebih proporsional pada wajah berukuran sedang hingga lebar. Namun, label “frame pria” atau “ukuran besar” belum tentu langsung cocok untuk setiap pemakai. Ukuran wajah, bentuk hidung, panjang tangkai, dan posisi lensa tetap perlu diperiksa sebelum membeli.
Frame yang terlalu sempit dapat terasa menekan pelipis. Sebaliknya, frame yang terlalu lebar bisa mudah bergeser, kurang stabil saat menunduk, atau membuat posisi pupil tidak berada di tengah lensa. Karena itu, pemilihan frame sebaiknya dilakukan dengan membandingkan ukuran dan mencobanya secara langsung.
Apakah Frame Lebar Selalu Cocok untuk Pria?
Frame lebar memang banyak tersedia dalam koleksi kacamata pria, tetapi ukuran tersebut tidak otomatis cocok untuk semua pria. Ada pemakai dengan wajah kecil yang lebih nyaman menggunakan frame berukuran sedang. Ada pula pemakai dengan wajah lebih lebar yang membutuhkan bagian depan frame lebih panjang agar tidak menekan sisi kepala.
Selain ukuran wajah, bentuk frame juga memengaruhi kesan dan kenyamanan. Frame kotak dengan sudut tegas dapat memberikan tampilan berbeda dari frame bulat atau oval, meskipun keduanya memiliki lebar yang hampir sama.
Karena itu, pilih frame berdasarkan ukuran nyata dan hasil fitting. Informasi tentang kategori pria dapat membantu menyaring pilihan awal, tetapi keputusan akhirnya tetap perlu disesuaikan dengan wajah dan kebutuhan pemakaian.
Bagian Ukuran Frame yang Perlu Dibandingkan
Sebelum memilih frame lebar untuk pria, ada beberapa bagian yang perlu diperiksa. Jangan hanya memperhatikan tampilan dari depan karena kenyamanan juga dipengaruhi oleh bagian samping dan area hidung.
| Bagian frame | Yang perlu diperiksa | Pengaruh terhadap pemakaian |
|---|---|---|
| Lebar bagian depan | Apakah frame menutupi wajah secara proporsional? | Menentukan apakah frame terlihat terlalu sempit atau terlalu lebar. |
| Bridge | Apakah posisi frame stabil di hidung? | Memengaruhi kestabilan dan posisi lensa di depan mata. |
| Panjang tangkai | Apakah tangkai mencapai area belakang telinga dengan nyaman? | Membantu frame tetap berada di posisinya saat digunakan. |
| Lebar lensa | Apakah ukuran lensa sesuai dengan kebutuhan resep? | Dapat memengaruhi tampilan dan penempatan pusat optik. |
| Bantalan hidung | Apakah bagian hidung terasa tertekan atau mudah melorot? | Menentukan kenyamanan saat frame dipakai dalam waktu lama. |
Cara Membandingkan Frame Lebar Saat Mencoba
Kacamata Bulat
Kacamata Kotak
Kacamata Besi
Kacamata Polarized
Kacamata Besi
Kacamata Bulat
Kacamata Bulat
Kacamata Klasik
1. Periksa posisi frame dari arah depan
Gunakan cermin untuk melihat apakah sisi frame terlalu jauh melewati wajah atau justru terlihat menekan bagian pelipis. Frame yang proporsional biasanya mengikuti lebar wajah tanpa memberikan tekanan berlebihan pada kedua sisi.
Perhatikan juga posisi mata terhadap lensa. Mata sebaiknya tidak terlalu dekat dengan sisi dalam frame dan tidak terlihat berada terlalu jauh dari bagian tengah lensa.
2. Rasakan tekanan pada pelipis
Pakailah frame selama beberapa menit dan perhatikan area pelipis. Jika terasa menekan sejak awal, kemungkinan frame terlalu sempit atau bentuknya kurang sesuai dengan lebar kepala.
Rasa nyaman tidak hanya dinilai ketika frame baru dipasang. Coba gerakkan kepala, melihat ke bawah, dan berbicara untuk mengetahui apakah frame tetap stabil tanpa menimbulkan tekanan.
3. Periksa posisi bridge di hidung
Bridge menghubungkan kedua sisi frame dan membantu menentukan posisi kacamata di wajah. Jika bridge terlalu lebar, frame dapat mudah turun. Jika terlalu sempit, bagian hidung bisa terasa tertekan.
Pemakai dengan bentuk hidung yang berbeda dapat membutuhkan desain bridge yang berbeda pula. Karena itu, dua frame dengan lebar yang sama belum tentu memiliki kenyamanan yang sama.
4. Periksa panjang tangkai
Tangkai yang terlalu pendek dapat memberikan tekanan di belakang telinga. Tangkai yang terlalu panjang dapat membuat frame kurang stabil dan terlihat turun saat digunakan.
Pastikan tangkai mengikuti sisi kepala dan berada dengan nyaman di belakang telinga. Periksa juga apakah engsel dapat dibuka dan ditutup dengan baik tanpa terasa terlalu longgar.
5. Bandingkan setidaknya dua atau tiga model
Mencoba beberapa model membantu Anda membedakan pengaruh ukuran, bentuk, dan material frame. Jangan langsung memilih model pertama hanya karena tampilannya terlihat sesuai.
Bandingkan frame dengan ukuran depan yang berbeda, bentuk bridge yang berbeda, atau panjang tangkai yang berbeda. Dari perbandingan tersebut, Anda dapat mengetahui model mana yang paling stabil dan nyaman.
Cara Membaca Angka Ukuran pada Frame
Beberapa frame memiliki angka yang tercetak di bagian dalam tangkai, misalnya tiga kelompok angka yang menunjukkan lebar lensa, lebar bridge, dan panjang tangkai. Angka tersebut dapat membantu sebagai referensi saat mencari frame pengganti.
Namun, angka pada frame tidak selalu menjelaskan keseluruhan rasa nyaman. Bentuk lensa, ketebalan frame, posisi engsel, dan desain bridge juga dapat membuat dua frame dengan angka serupa terasa berbeda saat dipakai.
Jika Anda sudah memiliki kacamata yang nyaman, bawa kacamata tersebut saat mencari frame baru. Petugas dapat membantu membandingkan ukurannya dengan pilihan lain yang tersedia.
Kacamata Aviator
Kacamata Klasik
Kacamata Kekinian
Kacamata Cat Eye
Kacamata Bulat
Kacamata Besi
Kacamata Oval
Frame Lebar dan Kesesuaian dengan Lensa
Frame yang lebih lebar dapat memengaruhi kebutuhan lensa, terutama jika resep cukup tinggi atau bentuk lensa yang dipilih memiliki batas ukuran tertentu. Karena itu, pemeriksaan frame sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pembahasan jenis lensa.
Tanyakan apakah frame yang dipilih sesuai dengan resep Anda, termasuk ukuran lensa, ketebalan, material, dan pilihan coating. Jangan hanya memilih frame berdasarkan desain sebelum memastikan lensa dapat dipasang dengan baik.
Untuk informasi mengenai proses penggantian lensa dan pemeriksaan frame, Anda dapat membaca panduan ganti lensa kacamata di Malang.
Kapan Sebaiknya Memilih Frame yang Lebih Lebar?
Frame yang lebih lebar dapat dipertimbangkan jika frame lama terasa menekan pelipis, bagian depan terlihat terlalu sempit, atau mata berada terlalu dekat dengan sisi lensa. Pemakai dengan jarak antar-pupil dan bentuk wajah tertentu juga dapat merasa lebih nyaman dengan ukuran frame yang sedikit lebih lebar.
Namun, ukuran yang lebih lebar bukan selalu solusi. Jika frame mudah melorot, sisi frame terlalu jauh dari wajah, atau tangkai tidak stabil, Anda mungkin memerlukan model dengan ukuran berbeda atau desain bridge yang lebih sesuai.
Checklist Sebelum Membeli Frame Lebar untuk Pria
- Ukur atau bandingkan lebar frame lama yang terasa nyaman.
- Periksa apakah bagian depan frame menekan pelipis.
- Pastikan bridge tidak membuat frame mudah turun.
- Perhatikan panjang tangkai dan posisi di belakang telinga.
- Pastikan mata berada pada posisi yang sesuai di dalam lensa.
- Coba frame sambil menunduk dan menggerakkan kepala.
- Tanyakan kesesuaian frame dengan resep dan jenis lensa.
- Bandingkan beberapa model sebelum membuat keputusan.
Temukan Frame Pria di Kacamata Malang
Kacamata Malang menyediakan pilihan frame untuk kebutuhan pemakaian harian, kuliah, kerja, dan aktivitas lainnya. Anda dapat melihat pilihan pada kategori kacamata pria atau membandingkan model frame yang tersedia melalui kategori frame kacamata.
Jika masih ragu menentukan ukuran, datang langsung agar frame dapat dicoba dan dibandingkan. Sampaikan apakah Anda membutuhkan frame untuk pemakaian seharian, bekerja di depan komputer, berkendara, atau aktivitas lain.
Konsultasikan Ukuran Frame di Dua Toko Kacamata Malang
Store Sumbersari, dekat UB & UM
Jl. Terusan Surabaya No. 20B, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Jam buka: setiap hari, 08.00–22.00 WIB
Store Landungsari, dekat UMM
Jl. Tirto Utomo No. 40c, Landungsari, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65151
Jam buka: setiap hari, 08.00–22.00 WIB
Pertanyaan Umum tentang Frame Lebar untuk Pria
Apakah frame lebar hanya cocok untuk wajah besar?
Tidak selalu. Kesesuaian frame ditentukan oleh perbandingan ukuran frame dengan wajah dan hasil fitting. Pemakai dengan wajah sedang dapat memilih frame lebar jika proporsinya tetap nyaman dan stabil.
Bagaimana mengetahui frame terlalu sempit?
Frame dapat terasa terlalu sempit jika menekan pelipis, meninggalkan bekas di sisi kepala, atau terasa tidak nyaman setelah dipakai beberapa menit.
Apakah angka ukuran pada tangkai sudah cukup untuk memilih frame?
Angka tersebut membantu sebagai referensi, tetapi belum cukup untuk memastikan kenyamanan. Bentuk bridge, desain frame, posisi engsel, dan bentuk wajah tetap perlu diperiksa.
Apakah frame lebar bisa dipasangi semua jenis lensa?
Belum tentu. Kesesuaian bergantung pada resep, ukuran lensa, material, desain frame, dan pilihan lensa. Tanyakan kepada petugas sebelum memesan.

















